Kamis, 18 April 2013

Fungsi Perangkat Jaringan


1. Access Point

AcCess PoInt
AcCess PoInt
Access Point => sebagai Hub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel si client, di access point inilah koneksi internet dari tempat kamu dipancarkan atau dikirim melalui gelombang radio, ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi area coverage yang akan dijangkau, semakin tinggi kekuatan sinyal (ukurannya dalam satuan dBm atau mW) semakin luas jangkauannya.
2. Kabel Pigtail/ Kabel Jumper
PiGTaiL
PiGTaiL
Kabel Pigtail atau kabel jumperl diperlukan untuk menghubungkan antara antena omni dengan dengan access point, perhatikan panjang maksimal yang diperlukan hanya 1 meter, selebih dari itu anda akan mengalami degradasi sinyal (loss dB) Pada kedua ujung kabel terdapat konektor dimana type konektor disesuaikan dengan konektor yang melekat pada access point kamu.
3. Antena OMNI
antena OMNI
antena OMNI
Untuk memperluas coverage area hingga beberapa Kilometer, anda memerlukan antena omni eksternal, meski ketika anda membeli access point sudah dilengkapi antena omni, namun belumlah cukup karena hanya berkekuatan sekitar 3-5dB, untuk memperluas area jangkauannya, anda memerlukan antena Omni eksternal, yang rata-rata berkekuatan 15dB.
Antena Omni ini memiliki pancaran atau radiasi 360 derajat, jadi cocok bisa menjangkau client dari arah mana saja. Merk Antena Omni yang direkomendasikan, adalah Hyperlink, Finetic, tapi jika dana anda terbatas tak ada salahnya anda melirik antena omni buatan lokal.
4. BOX Access Point
box AP
box AP
Untuk melindungi access point,  diperlukan pelindung berbentuk kotak, bisa terbuat dari plastik atau plat besi, rata-rata kotak ini sudah dilengkapi dengan kunci pengaman, dan box ini memang harus diletakkan persis di bawah antena.
5. Kabel UTP / STP
UTP
UTP
Ternyata kabel juga diperlukan lho untuk membangun wireless, kabel UTP/STP ini diperlukan untuk menghubungkan antara access point dengan jaringan kabel pada LAN lokal anda, jadi di bawah dia bisa ditancapkan ke komputer Gateway/Router atau ke Hub/Switch, pilihlah kabel UTP/STP yang berkualitas baik guna meningkatkan kualitas arus listrik yang dilewatkan melalui POE.
6. POE (Power Over Ethernet)
"POE"
"POE"
Alat ini berfungsi untuk mengalirkan listrik melalui kabel ethernet atau kabel UTP/STP, dengan adanya POE maka access Point dapat dinyalakan tanpa perlu repot mengulur kabel listrik ke atas tower. Sehingga lebih hemat n praktis…

PENGERTIAN DHCP




DHCP merupakan singkatan dari Dynamic Host Control Protocol. Merupakan protokol yang memberikan alamat ip, subnet, dan gateway untuk setiap komputer pada jaringan area lokal Anda. Jika Anda tidak tahu istilah DHCP ini. Saya akan mencoba membahas secara singkat apa alamat ip ada di sini, karena Anda perlu memahami istilah tersebut untuk memahami dhcp. Anda tidak harus mengerti apa subnet atau gateway cukup memahami dhcp. Hal ini cukup untuk mengetahui bahwa subnet dan gateway dapat diserahkan melalui dhcp.
Sebuah Alamat IP adalah nomor unik yang diberikan kepada setiap komputer di jaringan. Sekali lagi saya katakan unik, karena dua komputer di jaringan yang sama tidak dapat memiliki alamat IP yang sama. Alamat ip umumnya diperlukan dengan empat kelompok angka dari 0 hingga 255 nomor yang dipisahkan oleh periode. Sebuah alamat IP yang umum biasanya terlihat seperti ini 192.168.1.2.
 
DHCP akan memberikan alamat IP pada komputer yang terhubung pada jaringan secara otomatis, sehingga kita tidak perlu harus mensetting IP adress pada seluruh komputer, bayangkan bila pada jaringan anda terdapat 40 komputer dan belum lagi pengguna Laptop yang datang dan pergi di perusahaan dan ingin terhubung ke jaringan, bila anda harus mengisi IP adress secara manual, tidak terbayangkan betapa sibuknya pekerjaan anda setiap hari.
 
Setiap komputer yang aktif akan kontak DHCP server untuk meminta alamat ip, subnet dan gateway. Dhcp server umumnya memberikan alamat ip yang masih tersedia.Urutan pemberian IP adalah dari komputer yang pertama sekali hidup dan berturut-turut ke komputer seterusnya. Contohnya Anda menghidupkan komputer A pertama sekali dan mendapatkan alamat ip 192.168.1.2. Bila hari berikutnya Anda menghidupkan komputer A dihidupkan pada urutan ke dua maka komputer A tersebut mendapatkan alamat ip 192.168.1.3. Jika alamat IP berubah, maka konfigurasi port forwarding tidak akan di setting dengan benar. Suatu hari konfigurasi port forwarding Anda akan bekerja. Pada hari ituk mungkin tidak. Untuk menghindari masalah ini, kita perlu men-setup alamat ip statis pada komputer bahwa port akan diteruskan.
Alamat ip statis adalah alamat ip yang tidak melalui DHCP. Alamat ip statis adalah alamat ip yang secara manual diberikan pada komputer. DHCP benar-benar tidak tahu apa-apa tentang alamat ip yang telah ditetapkan staticly. Ia bahkan tidak tahu bahwa alamat IP telah ditetapkan. Sehingga dapat dengan mudah menyerahkan alamat ip melalui dhcp yang sama dengan yang telah ditetapkan statis. Pada awal penjelasan ini, kita mengatakan bahwa alamat IP harus unik. Ketika dua komputer memiliki alamat ip yang sama dan bila ada IP yang sama maka akan terjadi konflik alamat ip dan tak satu pun dari mereka dapat terhubung ke internet. Mari kita kembali ke komputer A dan komputer B. Komputer A memiliki alamat ip statis 192.168.1.2. Komputer B yang terhubung ke jaringan dengan menggunakan DHCP dan diberi alamat ip pertama yang tersedia 192.168.1.2, maka komputer A dan komputer B akan terjadi konflik karena IP Adress sama. Mengapa DHCP memberikan IP adress yang sama seperti pada komputer A pada komputer B?, hal itu disebabkan karena DHCP tidak mengetahui pemberian IP adress Statik pada komputer A.
 
Ada beberapa cara yang sangat mudah untuk masalah ini. Yang pertama adalah dengan menetapkan alamat IP yang jauh dari alamat ip dhcp ditugaskan. Jika dhcp 192.168.1.2 karena memberikan alamat ip pertama dapat ditetapkan, Anda harus memberikan alamat ip statis seperti 192.168.1.50 atau lebih (Bila komputer anda pada jaringan sebanyak 40 unit, maka anda dapat mensetting range IP adress dari 192.168.1.0 samai 192.168.1.45) dengan begitu Pemberian alamat otomatis pada 40 unit komputer anda tidak terganggu, karena mereka akan diberikan nomor Ip berturut-turut dari 192.168.1.2 sampai 192.168.1.42 sehingga dengan mensetting IP adress 192.168.1.50 pada salah satu komputer tidak akan terjadi IP adress yang sama. Satu-satunya hal yang penting adalah bahwa ada konflik alamat ip tidak. Pastikan Anda tidak setup alamat ip statis yang merupakan salah satu dari alamat ip yang yang merupakan range IP dari dhcp.
 
Mengapa pemberian Ip adress melalui DHCP mulai dari 192.168.1.2 ke dan seterusnya ke komputer client yang terhubung dengan jaringan? karena biasanya dalam suatu jaringan IP router dipergunakan sebagai gatway yaitu 192.168.1.0 dan Server menggunakan IP selanjutnya yaitu 192.168.1.1 dengan demikian Client komputer akan mendapatkan IP 192.168.1.2 dst secara otomatis.

Selasa, 16 April 2013

Apa itu Routing? Pengertian Routing dan jenis-jenis Routing


Apa itu Routing? Pengertian Routing dan jenis-jenis Routing


Apa itu Routing? Pengertian Routing dan jenis-jenis Routing - Routing digunakan untuk proses pengambilan sebuah paket dari sebuah alat dan mengirimkan melalui network ke alat lain disebuah network yang berbeda. Jika network Anda tidak memiliki router, maka jelas Anda tidak melakukan routing.



Untuk bisa melakukan routing paket, ada hal-hal yang harus diketahui :
• Alamat tujuan
• Router-router tetangga dari mana sebuah router bisa mempelajari tentang network remote
• Route yang mungkin ke semua network remote
• Route terbaik untuk setiap network remote

Router menyimpan routing table yang menggambarkan bagaimana menemukan network-network remote.

Jenis-jenis routing adalah :
• Routing statis
• Routing default
• Routing dinamis

Proses Routing IP

Proses routing IP dapat dijelaskan dengan menggunakan gambar berikut ini :



Default gateway dari host 172.16.10.2 (Host_A)  dikonfigurasi ke 172.16.10.1. Untuk dapat mengirimkan paket ini ke default gateway, harus diketahui dulu alamat hardware dari interface Ethernet 0 dari router (yang dikonfigurasi dengan alamat IP 172.16.10.1 tersebut). Mengapa demikian? Agar paket dapat diserahkan ke layer Data Link, lalu dienkapsulasi menjadi frame, dan dikirimkan ke interface router yang terhubung ke network 172.16.10.0. Host berkomunikasi hanya dengan alamat hardware pada LAN lokal. Penting untuk memahami bahwa Host_A, agar dapat berkomunikasi dengan Host_B, harus mengirimkan paket ke alamat MAC dari default gateway di jaringan lokal.


Routing Statis

Routing statis terjadi jika Admin secara manual menambahkan route-route di routing table dari setiap router.

Routing statis memiliki kentungan-keuntungan berikut:

  • Tidak ada overhead (waktu pemrosesan) pada CPU router (router lebih murah dibandingkan dengan routeng dinamis)
  • Tidak ada bandwidth yang digunakan di antara router.
  • Routing statis menambah keamanan, karena administrator dapat memilih untuk mengisikan akses routing ke jaringan tertentu saja.

Routing statis memiliki kerugian-kerugian berikut:
  • Administrasi harus benar-benar memahami internetwork dan bagaimana setiap router  dihubungkan untuk dapat mengkonfigurasikan router dengan benar.
  • Jika sebuah network ditambahkan ke internetwork, Administrasi harus menambahkan sebuah route kesemua router—secara manual.
  • Routing statis tidak sesuai untuk network-network yang besar karena menjaganya akan menjadi sebuah pekerjaan full-time sendiri.

Routing Default

Routing default digunakan untuk mengirimkan paket-paket secara manual menambahkan router ke sebuah network tujuan yang remote yang tidak ada di routing table, ke router hop berikutnya. Bisanya digunakan pada jaringan yg hanya memiliki satu jalur keluar.

Routing Dinamis

Routing dinamis  adalah ketika routing protocol digunakan untuk menemukan network dan melakukan update routing table pada router. Dan ini lebih mudah daripada menggunakan routing statis dan default, tapi ia akan membedakan Anda dalam hal proses-proses di CPU router dan penggunaan bandwidth dari link jaringan



Routed dan Routing Protocol

Protocol tidak lain deskripsi formal dari set atau rule-rule dan konversi yang menentukan bagaimana device-device dalam sebuah network bertukar informasi. Berikut dua tipe dasar protocol.

Routed protocol

Merupakan protokol-protokol yang dapat dirutekan oleh sebuah router. Routed protocol memungkinkan router untuk secara tepat menginterpretasikan logical network.  Contoh dari routed protocol : IP, IPX, AppleTalk, dan DECnet.

Routing protocol

Protokol-protokol ini digunakan untuk merawat routing table pada router-router. Contoh dari routing protocol diantaranya OSPF, RIP, BGP, IGRP, dan EIGRP

RIP            
Routing Information Protocol.  Distance vector protocol – merawat daftar jarak tempuh ke network-network lain berdasarkan jumlah hop, yakni jumlah router yang harus lalui oleh paket-paket untuk mencapai address tujuan. RIP dibatasi hanya sampai  15 hop. Broadcast di-update dalam setiap 30 detik untuk semua RIP router guna menjaga integritas. RIP cocok dimplementasikan untuk jaringan kecil.

OSPF         
Open  Shortest Path FirstLink state protocol—menggunakan kecepatan jaringan berdasarkan metric untuk menetapkan path-path ke jaringan lainnya. Setiap router merawat map sederhana dari keseluruhan jaringan. Update-update dilakukan via multicast, dan dikirim. Jika terjadi perubahan konfigurasi. OSPF cocok untuk jaringan besar.

EIGRP       
Enhanced Interior Gateway Routing Protocol. Distance vector protocol—merawat satu set metric yang kompleks untuk jarak tempuh ke jaringan lainnya. EIGRP menggabungkan juga konsep link state protocol. Broadcast-broadcast di-update setiap 90 detik ke semua EIGRP router berdekatan. Setiap update hanya memasukkan perubahan jaringan. EIGRP sangat cocok untuk jaringan besar.

BGP         
Merupakan distance vector exterior gateway protocol yang bekerja secara cerdas untuk merawatpath-path ke jaringan lainnya. Up date-update dikirim melalui koneksi TCP.

Administrasi Distance.

Administrative distance (disingkat AD) digunakan untuk mengukur apa yg disebut ke-dapat-dipercaya-an dari informasi routing yang diterima oleh sebuah router dari router tetangga. AD adalah sebuah bilangan integer 0 – 255, dimana 0 adalah yang paling dapat dipercaya dan 255 berarti tidak akan lalu lintas data yang akan melalui route ini.

Jika kedua router menerima dua update mengenai network remote yang sama, maka hal pertama yang dicek oleh router adalah AD. Jika satu dari route yang di-advertised (diumumkan oleh router lain) memiliki AD yang lebih rendah dari yang lain, maka route dengan AD terendah tersebut akan ditempatkan dirouting table.

Jika kedua route yang di-advertised memiliki AD yang sama, maka yang disebut metric dari routing protocol (misalnya jumlah hop atau bandwidth dari sambungan) akan digunakan untuk menemukan jalur terbaik ke network remote. Kalau masih sama kedua AD dan metric, maka digunakan load-balance (pengimbangan beban).

Tabel berikut memperlihatkan AD yang default yang digunakan oleh sebuah router Cisco untuk memutuskan route mana yang akan ditempuh menuju sebuah jaringan remote.
Sumber routeAD Default
Interface yang terhubung langsung0
Route statis1
EIGRP90
IGRP100
OSPF110
RIP120
External EIGRP170
Tidak diketahui255 (tdk pernah digunakan

Routing Protocol

Terdapat tiga klas routing protocol

Distance vector  Protocol distance-vector menemukan  jalur terbaik ke sebuah network remote dengan  menilai jarak. Route dengan jarak hop yang paling sedikit ke network yang dituju, akan ,menjadi route terbaik. Baik RIP dan IGRP adalah routing protocol jenis distance-vector. RIP dan IGRP mengirim semua routing table ke router-router yang terhubung secara lansung.

Link state  Atau disebut juga protocol shortest-path-first, setiap router akan menciptakan tiga buah table terpisahSatu dari table ini akan mencatat perubahan dari network-network yang terhubung secara langsung, satu table lain menentukan topologi dari keseluruhan internetwork, dan table terakhir digunakan sebagai routing table. OSPF adalah sebuah routing protocol IP yang sepenuhnya link-state. Protocol link-state mengirim update-update yang berisi status dari link mereka sendiri ke semua router lain di network.



Hybrid  Protokol hybrid menggunakan aspek-aspek dari routing protokol jenis distance-vector dan routing protocol jenis link-state--sebagai contoh adalah EIGRP.

Routing Protocol  Jenis distance-Vector

Algoritma routing distance-vector mengirimkan isi routing tabel yg lengkap ke router router tetangga, yg kemudian menggabungkan entri-entri di routing tabel yang diterima tersebut dengan routing tabel yang mereka miliki, untuk melengkapi routing tabel router tersebut.

1. RIP

Routing Information Protocol (RIP) mengirim routing table yang lengkap ke semua interface yang aktif setiap 30 detik. RIP hanya menggunakan jumlah hop untuk menentukan  cara terbaik ke sebuah network remote,  tetapi RIP secara default memiliki sebuah nilai jumlah hop maksimum yg diizinkan, yaitu 15, berarti nilai 16 tidak terjangkau (unreachable). RIP bekerja baik pada jaringan kecil, tetapi RIP tidak efisien pada jaringan besar dengan link WAN atau jaringan yang menggunakan banyak router.

RIP v1 menggunakan clasfull routing, yang berarti semua alat di jaringan harus menggunkan subnet mask yang sama. Ini karena RIP v1 tidak mengirim update dengan informasi subnet mask di dalamnya. RIP v2 menyediakan sesuatu yang disebut prefix routing, dan bisa mengirim informasi subnet mask bersama dengan update-update dari route. Ini disebut classless routing

2. IGRP

Interior Gateway Routing Protocol (IGRP) adalah sebuah routing protocol jenis distance-vectormilik cisco (cisco-proprietary). Artinya semua router anda harus router cisco untuk menggunakan IGRP dijaringan anda.

IGRP memiliki jumlah hop maksimum sebanyak 255, denga nilai default 100. Ini membantu kekurangan pada RIP.

3. EIGRP

Enhance Interior Gateway Routing Protocol (EIGRP) adalah sebuah routing protocol

distance-vector milik cisco (cisco-proprietary) yang sudah ditingkatkan, yang memberi suatu keunggulan dibanding IGRP.  Keduanya menggunakan konsep dari sebuah autonomous systemuntuk menggambarkan kumpulan dari router-router yang contiguous (berentetan, sebelah menyebelah) yang menjalankan routing protocol yang sama dan berbagi informasi routing. Tapi EIGRP memasukkan subnet mask kedalam update route-nya. Sehingga memungkinkan kita menggunakan VLSM dan melakukan perangkuman (summarization) . EIGRP mempunyai sebuah jumlah hop maksimum 255. Berikut fitur EIGRP yang jauh lebih baik dari IGRP
  • Mendukung IP, IPX, dan AppleTalk melalui modul-modul yang bersifat protocol dependent
  • Pencarian network tetangga yang dilakukan dengan efisien
  • Komunikasi melalui Reliable Transport Protocol (RTP)
  • Pemilihan jalur terbaik melalui Diffusing update Algoritma (DUAL)

Routing Protocol  Jenis link-state

Open Shortest Path First (OSPF) adalah sebuah protocol standar terbuka yg telah dimplementasikan oleh sejumlah vendor jaringan.  Jika Anda memiliki banyak router, dan tidak semuanya adalah cisco, maka Anda tidak dapat menggunakan EIGRP, jadi pilihan Anda tinggal RIP v1, RIP v2, atau OSPF. Jika itu adalah jaringan besar, maka pilihan Anda satu-satunya hanya OSPF atau sesuatu yg disebut route redistribution-sebuah layanan penerjemah antar-routing protocol.

OSPF bekerja dengan sebuah algoritma yang disebut algoritma Dijkstra. Pertama sebuah pohon jalur terpendek (shortest path tree) akan dibangun, dan kemudian routing table akan diisi dengan jalur-jalur terbaik yg dihasilkan dari pohon tesebut. OSPF hanya mendukung routing IP saja.


Cara Menambah Bandwidth Internet pada Windows


Cara Menambah Bandwidth Internet pada Windows - Internet di Indonesia termasuk mahal dengan kualitas lambatnya akses internet yang tidak sebanding dengan harga yang kita bayar. Berikut adalah cara menambah Bandwith melalui setting windows. Mungkin anda bertanya menggapa perlu melakukan setting windows untuk menambah Bandwidth ?
Jawabannya adalah karena windows sudah membatasi Bandwidth untuk koneksi internet kita sebanyak 20%.
Oleh karena itu agar Bandwith kita bertambah maka kita perlu mensetting batasan Bandwith 20% di windows menjadi 0%.


Berikut cara mempercepat koneksi internet melalui Bandwit:

1.    Klik Start pada Windows
2. Klik
 Run
3. Ketik
 gpedit.msc
4. Klik
 Ok
5. Klik
 Administrative Templates
6. Klik
 Network
7. Klik
 QoS Packet scheduler
8. Klik
 Limit Reservable Bandwidth
9. Ubah setting menjadi
 Enable
10. Kemudian ubah Bandwidth Limit(%)nya menjadi "0"
11. Klik
 OK
12. Kemudian keluar dan Restart komputer anda
13.            Selesai

Co lacation Server

                         


Co location adalah sebuah tempat yang dipergunakan untuk meletakkan server secara bersama sama di suatu gedung atau ruangan (pusat data). Server server tersebut dipergunakan untuk berbagai macam kebutuhan seperti hosting, penyimpanan data suatu perusahaan, vpn server dan berbagai macam kebutuhan IT perusahaan yang lainnya.



Colocation server hampir sama dengan dedicated server. Bedanya jika pada dedicated server anda masih menyewa server kepada provider, pada collocation server, andalah pemilik server tersebut. Ibaratnya anda membeli komputer sendiri, lalu anda membawa komputer tersebut ke data center. Oleh petugas data center, komputer anda diletakkan di rak server, kemudian akan disetting hal2 teknisnya oleh mereka.

Tentang Colocation Hosting
Jadi colocation lebih mahal daripada webhosting dikelola, dan akses fisik ke peralatan anda dibatasi oleh jam kerja pusat data dan jarak fisik dari Anda. Sangat penting untuk memilih host colocation yang cukup dekat, dan akan ada pertimbangan khusus jika ada kemungkinan bergerak bisnis. Tergantung pada seberapa sering Anda mengakses peralatan, jarak meningkat akan sangat mempengaruhi nilai perjanjian layanan saat ini. Ada juga pilihan untuk membayar datacenter untuk mengelola peralatan, tapi itu membutuhkan biaya tambahan yang signifikan.
Namun demikian, ada beberapa keuntungan yang sangat nyata untuk colocation, dan dalam situasi yang tepat, keunggulan ini dapat sangat lebih besar daripada kerugian yang dibahas di atas. Mungkin keuntungan terbesar adalah bandwidth dan biaya yang terkait. Pusat data colocation terbaik memiliki beberapa backbone dengan redudansi yang memungkinkan untuk sangat handal, koneksi berkecepatan tinggi. Karena klien hanya membayar untuk penggunaan, ini memberikan semua keuntungan dari koneksi T1 tanpa overhead besar.
Selain itu, pusat data colocation cenderung untuk menawarkan proteksi tenaga yang menyimpan tak tertandingi oleh fasilitas perusahaan terbesar. Jasa listrik termasuk saluran listrik berlebihan, generator cadangan onsite dan jaringan multihomed. Selain itu, fasilitas colocation memiliki spesialis di situs dan stok suku cadang sehingga ketika kegagalan itu terjadi, mereka bisa memperbaiki itu dengan cepat. Hal ini memungkinkan untuk jaminan sejati 99,99 persen uptime atau lebih tinggi, yang sering dijanjikan tetapi tidak realistis dalam lingkungan yang dikelola.
Selain itu, layanan colocation dapat memberikan keamanan jauh lebih besar daripada lingkungan kantor khas atau dikelola solusi bisa. Sebuah bangunan yang cocok untuk rumah fasilitas colocation akan memiliki perlindungan terbaik terhadap masuk dengan paksa, akses yang tidak sah, kebakaran dan bencana alam. Peralatan Anda khususnya terkunci dalam sangkar yang hanya Anda dan personil yang menyetujui dapat mengakses. Sebuah layanan colocation juga akan memberikan firewall, intrusion detection-mekanisme dan langkah-langkah keamanan jaringan lain. Ada juga keuntungan dari tidak adanya hubungan langsung antara yang memiliki peralatan dan di mana ia disimpan

Senin, 15 April 2013

MODEL REFERNSI OSI DAN STANDARISASI



    Untuk menyelenggarakan komunikasi berbagai macam vendor komputer diperlukan sebuah aturan baku yang standar dan disetejui berbagai fihak. Seperti halnya dua orang yang berlainan bangsa, maka untuk berkomunikasi memerlukan penerjemah/interpreter atau satu bahasa yang dimengerti kedua belah fihak. Dalam dunia komputer dan telekomunikasi interpreter identik dengan protokol. Untuk itu maka badan dunia yang menangani masalah standarisasi ISO (International Standardization Organization) membuat aturan baku yang dikenal dengan nama model referensi OSI (Open System Interconnection). Dengan demikian diharapkan semua vendor perangkat telekomunikasi haruslah berpedoman dengan model referensi ini dalam mengembangkan protokolnya.


    Model referensi OSI terdiri dari 7 lapisan, mulai dari lapisan fisik sampai dengan aplikasi. Model referensi ini tidak hanya berguna untuk produk-produk LAN saja, tetapi dalam membangung jaringan Internet sekalipun sangat diperlukan. Hubungan antara model referensi OSI dengan protokol Internet bisa dilihat dalam Tabel 1.
Tabel 1. Hubungan referensi model OSI dengan protokol Internet

MODEL OSITCP/IPPROTOKOL TCP/IP
NO.LAPISANNAMA PROTOKOLKEGUNAAN
7AplikasiAplikasi
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)
Protokol untuk distribusi IP pada jaringan dengan jumlah IP yang terbatas
DNS (Domain Name Server)Data base nama domain mesin dan nomer IP
FTP (File Transfer Protocol)Protokol untuk transfer file
HTTP (HyperText Transfer Protocol)Protokol untuk transfer file HTML dan Web
MIME (Multipurpose Internet Mail Extention)Protokol untuk mengirim file binary dalam bentuk teks
NNTP (Networ News Transfer Protocol)Protokol untuk menerima dan mengirim newsgroup
POP (Post Office Protocol)
Protokol untuk mengambil mail dari server
SMB (Server Message Block)
Protokol untuk transfer berbagai server file DOS dan Windows
6PresentasiSMTP (Simple Mail Transfer Protocol)Protokol untuk pertukaran mail
SNMP (Simple Network Management Protocol)Protokol untuk manejemen jaringan
TelnetProtokol untuk akses dari jarak jauh
TFTP (Trivial FTP)Protokol untuk transfer file
5SessiNETBIOS (Network Basic Input Output System)BIOS jaringan standar
RPC (Remote Procedure Call)Prosedur pemanggilan jarak jauh
SOCKETInput Output untuk network jenis BSD-UNIX
4TransportTransportTCP (Transmission Control Protocol)Protokol pertukaran data berorientasi (connection oriented)
UDP (User Datagram Protocol)Protokol pertukaran data non-orientasi (connectionless)
3NetworkInternetIP (Internet Protocol)Protokol untuk menetapkan routing
RIP (Routing Information Protocol)Protokol untuk memilih routing
ARP (Address Resolution Protocol)Protokol untuk mendapatkan informasi hardware dari nomer IP
RARP (Reverse ARP)Protokol untuk mendapatkan informasi nomer IP dari hardware
2DatalinkLLCNetwork InterfacePPP (Point to Point Protocol)Protokol untuk point ke point
SLIP (Serial Line Internet Protocol)Protokol dengan menggunakan sambungan serial
MAC
Ethernet, FDDI, ISDN, ATM
1Fisik

Jaringan dan Jenisnya

Secara sederhana pengertian dari jaringan komputer adalah hubungan antara dua atau lebih sistem komputer melalui media komunikasi untuk melakukan komunikasi data satu dengan yang lainnya.


Salah satu cara untuk mengkategorikan berbagai jenis desain jaringan komputer adalah dengan ruang lingkup atau skala mereka. Untuk alasan historis, industri jaringan mengacu pada hampir setiap jenis desain sebagai semacam jaringan area. Contoh umum jenis jaringan area adalah :
  • LAN - Local Area Network
  • WLAN - Wireless Local Area Network
  • WAN - Wide Area Network
  • MAN - Metropolitan Area Network
  • SAN - Storage Area Network, System Area Network, Server Area Network, or sometimes Small Area Network
  • CAN - Campus Area Network, Controller Area Network, or sometimes Cluster Area Network
  • PAN - Personal Area Network
  • DAN - Desk Area Network
LAN dan WAN adalah kategori asli jaringan area, sementara yang lain telah secara bertahap muncul selama bertahun-tahun evolusi teknologi.
Perhatikan bahwa jenis jaringan adalah konsep yang terpisah dari topologi jaringan seperti bus, cincin dan bintang.

LAN - Local Area Network

Sebuah LAN menghubungkan perangkat jaringan melalui jarak yang relatif pendek. Sebuah bangunan jaringan kantor, sekolah, atau rumah biasanya mengandung satu LAN, meskipun kadang-kadang satu bangunan akan berisi beberapa LAN kecil (mungkin satu per kamar), dan kadang-kadang sebuah LAN akan span sekelompok bangunan di dekatnya. Dalam jaringan TCP / IP, LAN sering tetapi tidak selalu diimplementasikan sebagai IP subnet tunggal.
Selain beroperasi di ruang terbatas, LAN juga biasanya dimiliki, dikuasai, dan dikelola oleh satu orang atau organisasi. Mereka juga cenderung menggunakan teknologi konektivitas tertentu, terutama Ethernet dan Token Ring.

Komponen hardware yang digunakan dalam LAN:
konektor Media
Network Interface Card
pengulang
jembatan
Hub / Beralih
Dan lain-lain

MAN - Metropolitan Area Network

Sebuah jaringan tersebar di sebuah kota atau kota.
Sebuah jaringan yang lebih besar dari LAN dan lebih kecil dari WAN.
Biasanya mencakup wilayah dalam kota atau kota.
Digunakan untuk menghubungkan cabang kantor dalam kota.
Media transmisi yang digunakan: Kabel Coaxial, Serat optik, microwave dll
Rentang: upto 60 Kms.

Komponen hardware yang digunakan dalam MAN:
Semua komponen perangkat keras yang digunakan dalam LAN (plus)
Saluran telepon (DSL, Lease Line, Frame relay dll)
modem
pintu gerbang
router
Dan lain-lain

WAN - Wide Area Network

Sebagai istilah menyiratkan, WAN rentang jarak fisik yang besar. Internet adalah WAN terbesar, mencakup Bumi.
Sebuah WAN adalah kumpulan geografis tersebar dari LAN. Sebuah perangkat jaringan yang disebut router menghubungkan LAN ke WAN. Dalam jaringan IP, router memelihara kedua alamat LAN dan WAN alamat.

Sebuah WAN berbeda dari LAN dalam beberapa hal penting. Kebanyakan WAN (seperti Internet) yang tidak dimiliki oleh satu organisasi melainkan berada dibawah kepemilikan dan manajemen kolektif atau didistribusikan. WAN cenderung menggunakan teknologi seperti ATM, Frame Relay dan X.25 untuk konektivitas melalui jarak yang lebih jauh.

Komponen hardware yang digunakan dalam WAN:
Semua komponen perangkat keras yang digunakan dalam LAN (plus)
satelit
Saluran telepon (DSL, Lease Line, Frame relay dll)
modem
pintu gerbang
router
Dan lain-lain



LAN, WAN dan Home Networking

Residences biasanya mempekerjakan satu LAN dan terhubung ke Internet WAN melalui Internet Service Provider (ISP) dengan menggunakan modem broadband. ISP menyediakan alamat IP WAN ke modem, dan semua komputer di jaringan rumah menggunakan LAN (disebut swasta) alamat IP. Semua komputer di rumah LAN dapat berkomunikasi langsung satu sama lain, tetapi harus melalui gerbang pusat, biasanya sebuah router broadband, untuk mencapai ISP.

Jenis lain Area Networks

  • Sementara LAN dan WAN yang jauh jenis jaringan yang paling populer disebutkan, Anda mungkin juga sering melihat referensi ke orang lain ini:
  • Wireless Local Area Network - LAN berbasis pada teknologi jaringan nirkabel WiFi
  • Metropolitan Area Network - sebuah jaringan yang mencakup wilayah fisik lebih besar dari LAN tetapi lebih kecil dari WAN, seperti sebuah kota. MAN biasanya dimiliki suatu dioperasikan oleh entitas tunggal seperti badan pemerintah atau perusahaan besar.
  • Campus Area Network - sebuah jaringan mencakup beberapa LAN tetapi lebih kecil daripada MAN, seperti di kampus universitas atau bisnis lokal.
  • Storage Area Network - menghubungkan server ke perangkat penyimpanan data melalui teknologi seperti Fibre Channel.
  • Sistem Area Network - link komputer performa tinggi dengan koneksi kecepatan tinggi dalam konfigurasi cluster. Juga dikenal sebagai Cluster Area Network.